RESENSI CERITA ANAK
Nama : Muhammad Ardiansyah
NIM :
A1D118180
Dosen Pengampu : Drs. Maryono, M. Pd
Judul Buku : “Anok
Lumang”
Penulis :
Imam Kr. Moncol
Penerbit :
Bintang Indonesia
Tempat Terbit : Jakarta
Tebal :
24 halaman
Nomor ISBN : 602370242-2
Ilustrator : Garis Bintang Studio
Kategori : Cerita Anak
Teks Bahasa : Indonesia, English
Buku cerita rakyat nusantara ini
berjudul ANOK LUMANG yang diceritakan kembali oleh Imam Kr. Moncol. Anok lumang
merupakan cerita rakyat dari Bengkulu. Buku ini menceritakan seorang pemuda
yang bernama Anok Lumang yang hidup sebatang kara dan miskin disebuah kabupaten
Lebong,Bengkulu.
Dahulu kala dikabupaten
Lebong,Bengkulu, hidup seorang pemuda sebatang kara dan miskin bernama Anok
Lumang. Karena pakaiannya yang lusuh Anok Lumang pun dijauhi warga kampung.
Anok Lumang tumbuh menjadi pemuda tampan dan rajin beribadah.
Suatu hari guru mengajinya
menanyakan kapan menikah. Ia menjawab “ Gadis mana yang mau menikah dengan
pemuda miskin”. Guru menasehati agar tidak berkecil hati. Memohon pada tuhan
dan rajin bekerja. Anok Lumang semakin rajin beribadah dan bekerja. Tiap malam
ia shalat tahajud dan memohon kepada Tuhan. Hingga saat tidur ia bermimpi
bertemu wanita setengah baya nan cantik berpakaian putih-putih. Ia berpesan
agar Anok terus rajin bekerja dan menabung untuk pergi kekota. Disana nasib
baik telah menunggu. Sejak itu ia menjadi semakin bersemangat, mengumpulkan
kayu bakar untuk dijual kepasar. Hasilnya untuk hidup sehari-hari dan ditabung.
Setelah tabungannya terkumpul, Anok
Lumang pergi kekota. Di sana ia berjalan
menyusuri kota. Hingga dia kehabisan ongkos dan makanannya. Sementara pekerjaan
belum dapat. Ia pun putus asa dan ingin pulang kekampungnya. Saat putus asa ia
mendengar sayembara. Siapa yang bisa menyembuhkan putrinya yang sedang sakit,
akan diangkat menjadi kepala keamanan kota. Tapi apabila gagal akan dijebloskan
kedalam penjara.
Anok Lumang pergi mencari rumah
penguasa kota itu untuk sekedar menyaksikan sayembara itu. Banyak orang yang
mengikuti sayembara. Tapi tidak satupun yang bisa menyembuhkan putri penguasa
kota. Tiba-tiba pengawal penguasa kota itu memanggil Anok Lumang. Ia pun
terkejut karena tidak ingin bermaksud ikut sayembara. Anehnya, kakinya
tiba-tiba terasa berat ketika hendak mencoba meninggalkan tempat itu. Akhirnya
pengawal pun membawa masuk menemui sang putri. Dihadapkan putri Anok Lumang
bingung apa yang harus ia lakukan. Akhirnya, ia membaca bismillah dan
seakan-akan mengusap muka sang putri. Anehnya, beberapa saat kemudian sang
putri terbangun dan sembuh dari penyakitnya.
Penguasa kota menepati janjinya.
Mengangkatnya menjadi kepala keamanan kota. Bahkan dinikahkan dengan putrinya.
Mereka hidup bahagia dan dikaruniai dua orang anak laki dan perempuan. Anok
Lumang tidak lupa dengan kampung halamannya. Ia bersama istrinya bahkan
membangun kembali rumah Anok Lumang. Ia dan istrinya sering mengunjungi
kampungnya dan membantu warga yang kekurangan. Mereka sangat disegani oleh
penduduk desa tersebut.
Kelebihan
Kelebihan buku ini menggunakan
kosakata Bahasa inggris sehingga dapat mengenali Bahasa inggris, dan juga
menggunakan kosakata Bahasa Indonesia sehingga dapat membantu memahami
ceritanya. Kemudian buku cerita ini juga menggunakan full colour sehingga dapat
menarik para pembaca agar tidak jenuh dan juga isi cerita ini tidak terlalu
panjang sehingga cocok dibaca oleh anak-anak.
Kekurangan
Kekurangan
buku cerita ini terdapat pada asal mula nama Anok Lumang yang tidak dicantumkan
kedalam ceritanya. Anok Lumang merupakan bahasa daerah dari Bengkulu yang
artinya yatim piatu. Pada buku ini juga tidak mencantumkan tahun terbitnya.