Rabu, 09 Oktober 2019


RESENSI CERITA ANAK

Nama              : Muhammad Ardiansyah
NIM                : A1D118180
Kelas               : R005
E-mail             : ardiansyahm337@gmail.com
Dosen Pengampu :    Drs. Maryono, M. Pd
                                    Agung Rimba Kurniawan, S. Pd.,M. Pd   


Gambar cover depan buku cerita

Judul Buku      : “Anok Lumang”
Penulis             : Imam Kr. Moncol
Penerbit           : Bintang Indonesia
Tempat Terbit : Jakarta
Tebal               : 24 halaman
Nomor ISBN  : 602370242-2
Ilustrator         : Garis Bintang Studio
Kategori          : Cerita Anak
Teks Bahasa    : Indonesia, English

Buku cerita rakyat nusantara ini berjudul ANOK LUMANG yang diceritakan kembali oleh Imam Kr. Moncol. Anok lumang merupakan cerita rakyat dari Bengkulu. Buku ini menceritakan seorang pemuda yang bernama Anok Lumang yang hidup sebatang kara dan miskin disebuah kabupaten Lebong,Bengkulu.
Dahulu kala dikabupaten Lebong,Bengkulu, hidup seorang pemuda sebatang kara dan miskin bernama Anok Lumang. Karena pakaiannya yang lusuh Anok Lumang pun dijauhi warga kampung. Anok Lumang tumbuh menjadi pemuda tampan dan rajin beribadah.
Suatu hari guru mengajinya menanyakan kapan menikah. Ia menjawab “ Gadis mana yang mau menikah dengan pemuda miskin”. Guru menasehati agar tidak berkecil hati. Memohon pada tuhan dan rajin bekerja. Anok Lumang semakin rajin beribadah dan bekerja. Tiap malam ia shalat tahajud dan memohon kepada Tuhan. Hingga saat tidur ia bermimpi bertemu wanita setengah baya nan cantik berpakaian putih-putih. Ia berpesan agar Anok terus rajin bekerja dan menabung untuk pergi kekota. Disana nasib baik telah menunggu. Sejak itu ia menjadi semakin bersemangat, mengumpulkan kayu bakar untuk dijual kepasar. Hasilnya untuk hidup sehari-hari dan ditabung.
Setelah tabungannya terkumpul, Anok Lumang pergi kekota. Di sana ia  berjalan menyusuri kota. Hingga dia kehabisan ongkos dan makanannya. Sementara pekerjaan belum dapat. Ia pun putus asa dan ingin pulang kekampungnya. Saat putus asa ia mendengar sayembara. Siapa yang bisa menyembuhkan putrinya yang sedang sakit, akan diangkat menjadi kepala keamanan kota. Tapi apabila gagal akan dijebloskan kedalam penjara.
Anok Lumang pergi mencari rumah penguasa kota itu untuk sekedar menyaksikan sayembara itu. Banyak orang yang mengikuti sayembara. Tapi tidak satupun yang bisa menyembuhkan putri penguasa kota. Tiba-tiba pengawal penguasa kota itu memanggil Anok Lumang. Ia pun terkejut karena tidak ingin bermaksud ikut sayembara. Anehnya, kakinya tiba-tiba terasa berat ketika hendak mencoba meninggalkan tempat itu. Akhirnya pengawal pun membawa masuk menemui sang putri. Dihadapkan putri Anok Lumang bingung apa yang harus ia lakukan. Akhirnya, ia membaca bismillah dan seakan-akan mengusap muka sang putri. Anehnya, beberapa saat kemudian sang putri terbangun dan sembuh dari penyakitnya.
Penguasa kota menepati janjinya. Mengangkatnya menjadi kepala keamanan kota. Bahkan dinikahkan dengan putrinya. Mereka hidup bahagia dan dikaruniai dua orang anak laki dan perempuan. Anok Lumang tidak lupa dengan kampung halamannya. Ia bersama istrinya bahkan membangun kembali rumah Anok Lumang. Ia dan istrinya sering mengunjungi kampungnya dan membantu warga yang kekurangan. Mereka sangat disegani oleh penduduk desa tersebut.

Kelebihan
Kelebihan buku ini menggunakan kosakata Bahasa inggris sehingga dapat mengenali Bahasa inggris, dan juga menggunakan kosakata Bahasa Indonesia sehingga dapat membantu memahami ceritanya. Kemudian buku cerita ini juga menggunakan full colour sehingga dapat menarik para pembaca agar tidak jenuh dan juga isi cerita ini tidak terlalu panjang sehingga cocok dibaca oleh anak-anak.

Kekurangan
            Kekurangan buku cerita ini terdapat pada asal mula nama Anok Lumang yang tidak dicantumkan kedalam ceritanya. Anok Lumang merupakan bahasa daerah dari Bengkulu yang artinya yatim piatu. Pada buku ini juga tidak mencantumkan tahun terbitnya.