Rabu, 31 Maret 2021
KULIAH DI UNJA
KULIAH DI UNJA
Universitas Jambi merupakan salah
satu universitas negeri yang ada di Provinsi Jambi. Universitas memiliki
beberapa sistem informasi salah satunya yaitu Sistem Informasi Akademik
(SIAKAD) yang dapat diakses melalui alamat siakad.unja.ac.id.
SIAKAD merupakan aplikasi yang digunakan untuk
memanajemen data akademik mahasiswa dari proses mengontrak matakuliah sampai
dengan pencetakan hasil studi mahasiswa. Aplikasi siakad juga digunakan untuk
pendaftaran yudisium dan wisuda bagi mahasiswa yang sudah dinyatakan lulus.
Sejarah Universitas Jambi
Pada tahun 1960, berdiri Akademi Perniagaan
Djambi yang bernaung di bawah Jajasan Perguruan Tinggi Djambi. Yayasan ini
didirikan atas prakarsa tokoh-tokoh masyarakat dan Pemerintahan Jambi waktu itu
dan diketuai oleh R. SUDARSONO yang waktu itu menjabat sebagai Walikota Jambi.
Selanjutnya pada tahun 1961, Akademi Perniagaan Djambi berubah menjadi Fakultas
Ekonomi bersamaan dengan pendirian Fakultas Hukum, keduanya berafiliasi ke
Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Berbekal dengan adanya dua Fakultas tersebut,
tokoh-tokoh masyarakat dan Pemerintah Daerah Jambi memperjuangkan berdirinya
sebuah perguruan tinggi di Jambi melalui Panitia Persiapan Pendirian
Universitas Negeri Jambi. Dengan Keputusan Menteri PTIP Nomor 105 Tahun 1962
tanggal 15 Agustus 1962 dibentuklah Panitia Persiapan Pendirian Universitas
Jambi. Panitia ini diketuai oleh Kolonel M.J. SINGEDEKANE, yang pada waktu itu
adalah Gubernur Provinsi Jambi.
Hasil kerja
Panitia ini adalah berdirinya pada tanggal 1 April 1963 Universitas Negeri
Jambi yang dikukuhkan dengan Surat Keputusan Menteri PTIP Nomor 25 Tahun 1963
tanggal 23 Maret 1963. Panitia Persiapan Pendirian Universitas Negeri Jambi
kemudian membuka dua Fakultas Baru yaitu Fakultas Pertanian dan Fakultas
Peternakan, sehingga pada saat diresmikan tanggal 1 April 1963, Universitas
Negeri Jambi memiliki empat Fakultas yaitu Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum,
Fakultas Pertanian dan Fakultas Peternakan. Mulai saat itu, tanggal 1 April
dijadikan sebagai tanggal Dies Natalis Universitas ini.
Dalam tahun
1966 keluar Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 148 yang menetapkan
berdirinya Universitas ini dengan nama Universitas Jambi. Namun karena suatu
dan lain hal Surat Keputusan Presiden tersebut tidak sampai di Jambi, maka
selama bertahun-tahun hingga keluarnya Keputusan Presiden Nomor 41 Tahun 1982
Universitas ini bernama Universitas Negeri Jambi. Keputusan Menteri PTIP Nomor
25 Tahun 1963 di samping menetapkan berdirinya Universitas Negeri Jambi,
menetapkan suatu Presidium yang bertugas memimpin Universitas ini yaitu Kolonel
M.J. Singedekane selaku Gubernur Jambi yang tadinya menjabat Ketua Panitia
Persiapan. Masa kepemimpinan Universitas dengan sistem presidium ini berjalan
dari awal berdirinya tahun 1963 sampai tahun 1977. Sistem ini berakhir dengan
diangkatnya Drs. Kemas Mohamad Saleh sebagai Pejabat Rektor oleh Menteri
Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
KUMPULAN ABSTRAK PENELITIAN
ABSTRACK PRODI PGSD
Abstract
ABSTRAK Audria, Novi. 2020. Strategi Guru dalam Membangkitkan Minat Belajar Siswa pada Sistem Pembelajaran Dalam Jaringan Masa Pandemi COVID-19 di Sekolah Dasar.Skripsi, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Jurusan Pendidikan Anak Usia Dini dan Dasar, FKIP Universitas Jambi, Pembimbing: (I) Drs. Andi Suhandi, S,Pd., M.Pd.I (II) Agung Rimba Kurniawan, S.Pd., M.Pd. Kata Kunci: Strategi Guru, Minat Belajar Siswa, Pembelajaran Dalam Jaringan, Pandemi COVID-19. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam membangkitkan minat belajar siswa pada sistem pembelajaran dalam jaringan masa pandemi COVID-19 di kelas IA SDIT Diniyyah Al-Azhar Jambi. Penelitian ini dilakukan di SDIT Diniyyah Al-Azhar Jambi pada tanggal 14 November s/d 12 Desember 2020. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Data penelitian diperoleh dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dilakukan oleh guru dalam membangkitkan minat belajar siswa pada sistem pembelajaran dalam jaringan masa pandemi COVID-19 di sekolah dasar sebagai berikut: (1) menyajikan materi yang dirancang (berupa penataan isi dan penyajian materi secara sistematis serta praktis dalam sebuah RPP yang mana guru mengajak siswa dalam mengamati, menanya, mencoba dan menciptakan), (2) memberikan rangsangan (berupa dorongan dan penghargaan sebagai bentuk apresiasi agar siswa antusias, semangat dan menaruh perhatian yang lebih saat kegiatan belajar), (3) mengembangkan kebiasaan teratur (membentuk pembiasaan yang baik), (4) meningkatkan kondisi fisik siswa (memberikan perhatian dan menjaga komunikasi), (5) menyediakan fasilitas pendukung dalam pembelajaran. Hal-hal yang diperhatikan guru dalam menentukan suatu strategi pembelajaran yang akan digunakan berdasar pada pijakan (pedoman) yaitu tujuan pembelajaran, karakteristik siswa dan kendala media atau sumber belajar. Dengan strategi-strategi yang telah digunakan oleh guru dapat membangkitkan minat siswa terlihat pada perasaan senang (suka) siswa, ketertarikan siswa, perhatian siswa dan keterlibatan siswa dalam mengikuti pembelajaran dalam jaringan.
Abstract
Afrizela. Sonia. 2020. Peran Guru dalam Membangun Kreativitas Belajar Peserta Didik pada Masa Pandemi Covid-19, FKIP Universitas Jambi, Pembimbing: (I) Drs. Faizal Chan, S.Pd.,M.Si., (II) Alirmansyah, S.Pd., M.Pd. Kata Kunci: Peran Guru, Kreativitas Belajar Peserta Didik, Pandemi Covid-19. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh bagusnya kreativitas belajar peserta didik kelas tinggi di Sekolah Dasar Negeri 211/IX Mendalo Darat Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi setelah dilakukannya observasi. Data wawancara Berdasarkan pengalaman dari guru kelas tinggi serta guru mata pelajaran agama dan guru mata pelajaran PJOK SD Negeri 211/IX Mendalo Darat. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui Bagaimana Peran Guru dalam Membangun Kreativitas Belajar Peserta Didik pada aspek pengembangan pembelajaran pada Masa Pandemi Covid-19. Jenis penelitian ini adalah fenomenologi yaitu mendeskripsikan mengenai bagaimana pengalaman guru dalam Membangun Kreativitas Belajar Peserta Didik pada Masa Pandemi Covid-19. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan wawancara serta dokumentasi. Data pada penelitian ini adalah deskripsi peran Guru dalam Membangun Kreativitas Belajar Peserta Didik pada Masa Pandemi Covid-19. Sumber data dalam penelitian ini adalah Guru kelas tinggi, guru agama dan guru PJOK SD Negeri 211/IX Mendalo Darat. Berdasarkan hasil observasi yang telah peneliti laksanakan pada peserta didik di kelas tinggi, maka didapatkan hasil yaitu peserta didik kelas tinggi di SD Negeri 211/IX Mendalo Darat memiliki rasa ingin tahu yang besar yaitu dengan seringnya bertanya pada proses pembelajaran, sering mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang bermakna yang berhubungan dengan materi pembelajaran yang sedang di ajarkan, dapat memberikan gagasan dan usul terhadap suatu masalah pada saat proses pembelajaran berlangsung, dapat mengatakan pendapat secara langsung dan tidak malu-malu pada saat proses pembelajaran, dapat bekerja sendiri ketika mengerjakan tugas yang diberikan , dan senang mencoba hal-hal baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya, sedangkan hasil wawancara terdapat informasi atau data yang telah dinarasikan berdasarkan tema-tema yaitu sebagai pengarah, penasehat, metode ceramah, pengkondisian pembelajaran, media pembelajaran, perhatian, motivator, apersepsi, pemanfaatan teknologi, metode pembelajaran, model, dan fasilitator. Berdasarkan Hasil temuan penelitian dan pembahasan didapatkanlah kesimpulan bahwa guru berperan aktif dalam membangun kreativitas belajar peserta didik pada aspek pengembangan pembelajaran pada masa pandemi covid-19. Hal ini dibuktikan dengan tercapainya indikator kreativitas belajar peserta didik dengan adanya 6 peran guru pada aspek pengembangan pembelajaran yaitu peran guru sebagai pengarah, sebagai penasehat, sebagai pengkondisian pembelajaran, sebagai motivator, sebagai model, dan sebagai fasilitator yang berkaitan dengan kreativitas belajar peserta didik berdasarkan dari lima pengalaman guru sebagai informan.